Pages

Tuesday, April 30, 2013

Good Karma... Bad Karma?


A hilarious question that I've found online:

image
--
(Apa ini karma yang baik; menyelamatkan tikus yang mau dimakan kucing, atau karma yang buruk; karena tikus kan makanannya kucing - berarti kita ngambil rejekinya dia dong?)
Pertanyaan di atas gue dapat waktu browsing Ask di Yahoo! Answers.
Gue pikir ini lucu banget, karena masuk akal. Itu karma baik/ buruk? Bagi yang percaya efek kausal karma (sebab/akibat), ini seru buat dibahas.
 image
Best Answer - Karma baik. Kucing mau makan itu adalah hasrat, salah satu penyebab kemalangan di dunia, bla-bla (agak Buddhisme)
Tapi buat gue yang bikin ngakak justru jawaban di bawahnya.
image
"Karma buruk. Kau membuat marah alam. Biarkan alam melakukan kehendaknya."
image
"Nggak tahu. Satu kali saudara perempuanku membantu si tikus, eh malah digigit! Nggak tahu terima kasih, ya?" (lol)
image
"Kucingku bilang itu karma buruk! Mereka marah karena nggak boleh makan."
image
"Terserah kamu mau lihat dari sisi mana, tapi menurut pandanganku, lebih baik memberi makan kucingmu itu dengan tikus yang ada di rumah." hahaha.

Sunday, April 28, 2013

#1

Give me back my moment in time
cause I was froze in it
I need a hand.

Orphan View

How does it feel to be an orphan, you say? -- Berat loh. Kepala mesti mikir 3x lipat. Dia nggak cuma harus mikir sbg dirinya sendiri, tapi juga mikir sebagai 'orang tua'. Dia lah ortu buat dirinya sendiri. Life is harder when you have no support.

Si Buta

Some are lucky to have parents who already know how to be a parent. While others, mesti mengais-ngais & tersesat sendiri dalam perkembangan mereka jadi dewasa-- tidak ada yang membimbing/ menuntun mereka. They can be 'normal' karena ortu mereka udah tau seperti apa caranya normal. Yang lain? Terhambat perkembangannya karena ortunya nggak tahu mau dibawa hidup mrk; ortunya aja nggak tau, gmn anaknya?